Senin, 26 Februari 2018

About Me!

Hai,
Assalamau'alaikum wr wb, hello, salute, annyeonghaseyo semua...

Telat nggak sih perkenalan diri ini? Nggak apa-apa ya...hehehe...

Masih berjuang untuk membangkitkan kewaspadaan dan kepedulian tentang Penyakit Gangguan Pola Makan...really, just very becareful about that. It's deadly psychological disease!

I really really love reading. Can't live without it. Food is in my second list. That's why I hate diet. Tapi kadang bisa tiba-tiba nggak ingin makan. Tanpa ada alasan tertentu.

Hmm...apalagi? Sejarah. Ya, aku juga suka walau sudah banyak yang lupa. Sejarah itu cukup romantis lho.

Jangan melupakan sejarah ya teman-teman. Karena tanpa masa lalu tak kan ada masa depan.

Fashion? Who's not? Mom taught me mix and match clothes since I was lil girl.

Aku belajar bahasa Inggris tapi rasanya gitu-gitu aja. Bahasa Perancis? Walah, banyak yang lupa.

Tempat yang paling ingin kudatangi?
Di Indonesia:
1. Aceh
2. Bandung
3. Semarang
Di Luar Negeri:
1. UK
2. Perancis
3. Korea Selatan
4. Jepang
5. Maroko
Tapi...ada yang mau kasih tiket + akomodasi gratis???

Dengan senang hati pasti kuterima hehehe... Serius lho.

MELAWAN ANOREKSIA

Alhamdulillah akhirnya catatan tentang AKU INGIN KURUS selesai juga. Sebelumnya aku menyelesaikannya di Wattpad @Berlin6, silahkan mampir karena disana masih ada beberapa ceritaku yang lain. Yah walaupun nanti juga aku posting di blog ini sih.

Hanya saja ada hal yang ganggu pikiranku. Eh tapi sebelumnya kuucapkan banyak terima kasih kepada siapapun yang sudah baca blogku. Nah, yang ganggu pikiranku adalah...yang baca sih banyak tapi kenapa ya kok nggak ada tanggapan sama sekali.

Ya, aku berharap mendapat banyak respon yang artinya banyak juga yang peduli terhadap gangguan pola makan.

Minggu, 25 Februari 2018

My Gratitution

Untuk semua yang sudah membaca ceritaku ini, kuucapkan banyak-banyak terima kasih.

Mohon terus dukungannya terutama untuk EATING DISORDER/ANOREXIA/BULIMIA AWARNESS.

Mari kita saling dukung agar tak ada lagi Gangguan Pola Makan yang diderita orang-orang di sekitar kita. Lihat dan perhatikan sekeliling kita.

Dan apabila ada orang terdekatmu atau yang kamu kenal menderita Gangguan Pola Makan, baik mereka mengatakan sendiri atau kamu merasa ada ke arah situ, beri dukungan dan dampingi terus. Jangan dimarahi, jangan dicela.

Penderita Gangguan Pola Makan hanya perlu kasih sayang dan dukungan, bukan rasa iba dan kasihan.

Kita juga harus kuat menghadapi mereka karena butuh kekuatan lahir batin.

Dan bagi kalian yang memiliki pengalaman serupa entah itu pengalaman pribadi atau orang-orang sekitar, tolong beri komentarnya dan mari kita saling berbagi 😊




Salam cinta dariku ❤xoxoxo❤

Berlin

Jangan Maklum Dengan Gangguan Pola Makan

Seperti yang selalu kukatakan sebelumnya, Jangan maklum dengan gangguan pola makan karena hasilnya bisa sangat mengerikan. Bisa berakibat pada penyakit serius hingga berujung pada KEMATIAN.

It's not a joke. Really!
It's a very serious and dangerous matter.
It's about your life!

Once you commit to have Eating Disorder, it's like selling your soul to Devil.

Only Hell you'll get and say Goodbye Happiness.

Bisa cari tahu dari mana saja atau browsing di internet. Salah satu buku yang aku tahu adalah A Memoir of Anorexia. Dan sebuah perjuangan panjang dan berat bahkan bisa jadi mahal sekali kita divonis Anoreksia/Bulimia dan gangguan pola makan yang lain.

Bahkan aku aja yang saat itu dibilang kekurangan gizi saat beratku hanya 39kg harus berjuang keras dan yah cukup mahal, salah satunya Susu yang direkomendasikan dokter.

Sampai saat ini pun aku masih berjuang walaupun beratku stabil di kisaran 42kg - 43kg. Kalau sampai 41kg itu berarti sudah Red Alert, lampu merah buatku.

Dan ketika kamu merasa memiliki gejala gangguan pola makan, terbukalah, jangan menutup diri, cari bantuan sebelum terlambat. Nggak usah malu. Dan berdamailah dengan diri sendiri. Selalu berpikir positif. Terutama dekatkan dirimu pada Tuhan.


Bersyukur

Bersyukur! Bersyukur! And Be Grateful to GOD!

Bersyukur! Tuhan menciptakan kita sempurna.

If you love yourself, you will love your body. Because We are Perfect just the way we are!

Diet bukan sekedar untuk kurus. Dan jangan maklum dengan gangguan pola makan.

Dari sebuah acara TV (aku lupa apa, dimana dan kapan) Cantik itu ejaannya bukan K.U.R.U.S

Banyak sekali jenis diet, mulai dari Diet Mayo, Diet OCD Deddy Corbuzier, Diet Alpukat, Diet yang cuma minum jus entah buah entah sayur, Diet dari berbagai rumah sehat dan lain lain. Semua itu boleh - boleh dan sah - sah saja tapi yang penting dibarengi olah raga. Asupan gizi harus cukup, jangan sampai diet ketat ujung - ujungnya Rumah Sakit.

Hanya jangan lupa bersyukur. Ketika kita mensyukuri nikmat Tuhan bahkan terhadap hal sekecil apapun, kita akan menyadari betapa banyak berkah yang kita dapatkan.

Sesungguhnya Tuhan sayang kepada kita, jadi kita pun harus menyayangi diri kita sendiri.

Berbagi Cerita Diet

Akhirnya setelah sekian lama aku cerita juga ke orangtua, teman dan sepupu - sepupuku. Ya, sebelumnya aku memang selalu cerita ke seseorang, tapi hanya satu. Karena memberitahu orang lain kalau kita punya gangguan pola makan bukan hal yang mudah. Pertama, bisa jadi orang yang kita beritahu malah marah. Kedua, bisa jadi mereka nggak ngerti apa yang terjadi dengan kita.

Dan sekarang aku sangat lega. Tambahan pula, akhirnya aku dan beberapa sepupuku bertukar pengalaman dan saran.

Dan kalau dari sepupuku cara dia diet adalah:

1. Sarapan: Buah dan sayur (apa saja)

2. Makan siang: Normal saja seperti kita biasanya makan, hanya porsinya dikurangi.

3. Makan malam: Tidak ada, tapi dia menggantinya dengan asupan lain.

4. Sepupuku banyak ngemil buah dan sayur.

Kalau kata Papaku ketika dulu masih bekerja sebagai pegawai sipil TNI AD, asupan kalori yang dibutuhkan tubuh per hari adalah:
1. Pagi = 200 kalori
2. Siang = 400 kalori
3. Malam =300 kalori
(Nah ini nih yang bikin aku malas diet. Menghitung Kalori! Rasanya capek deeeh kalau tiap makan harus ngitung dulu! Tapi jangan ditiru ya teman - teman!)

Sementara itu sekitar seminggu atau dua minggu belakangan aku nonton TV yang membahas tentang program kesehatan, pas banget bahasannya tentang diet. Kata si dokter yang cantik itu cara makan yang benar atau sehat adalah makan tetap 3 kali sehari, hanya porsinya dikurangi. Dan untuk selingan antara waktu sarapan dan makan siang adalah makan buah, begitu juga selingan antara makan siang dan makan malam adalah makan buah.

Kemudian masih di TV yang sama tapi beda program, sebuah Talkshow siang hari yang saat itu mengundang dua model senior, mereka juga berbagi tips diet.

1. Model pertama bilang, boleh makan banyak atau lebih tepatnya makan sering (sering - sering makan) tapi porsinya sedikit - sedikit. kecil - kecil.

2. Model kedua bilang, makan pagi dan siang normal tapi dia tidak makan malam.

Hanya saja, yang paling penting selain mengatur pola makan adalah OLAHRAGA!

Aku Yang Sekarang bag.2

Jadi apa tujuanku sekarang. Melakukan diet setengah OCD itu...itu kalau yang kulakukan bisa disebut diet. Aku masih merasa nggak diet. Tapi di satu sisi aku juga harus hati-hati biar nggak keterusan terobsesi ingin kurus.

Semua yang aku lakukan bukan ingin kurus. Aku hanya ingin sehat terutama dengan tubuh yang lebih kencang.

Lebih baik kita hidup sehat. Karena sehat itu mahal dan capek. Capek hati. Capek pikiran. Kita yang sakit capek, yang jagain dan ngerawat kita yang sakit juga capek.

Ubah pola pikir ingin kurus. Nggak ada gunanya karena nggak semua orang bisa menurunkan berat badan dengan gampang. Sebesar apapun tekadnya.

Ganti dengan pola pikir hidup sehat. Kalaupun ingin menurunkan berat badan, idealnya bukan dengan cara instan. Dan olahraga yang pasti. Tapi secukupnya saja.

Jangan melakukan diet sembarangan. Jangan meniru diet sembarangan. Jangan minum obat diet sembarangan, karena kalau sampai over, hidup kita juga bakalan over. Sudah banyak contohnya.

Kalau merasa ada gejala gangguan pola makan, jangan sungkan langsung cerita ke seseorang biar kita segera mendapat pertolongan.